About Mirota Batik

Mirota Batik telah berdiri sekitar tahun 1980-an. Bapak Hamzah Sulaiman adalah orang yang mendirikan Mirota Batik pertama kali dulu. Mulai dari Logo Mirota Batik“nol” dia mengawali usahanya ini. Nama Mirota Batik sendiri berasal dari nama usaha orang tua beliau yaitu, Minuman dan Roti Tawar, yang disingkat jadi Mirota. Hehe, banyak orang yang bertanya tapi gak banyak juga yang tau, loh gimana tuh, hayah belibet.

Tahun 2004 Mirota Batik pernah kebakaran,  semuanya lenyap, abis gak ada sisa. Tragedi naas itu terjadi pada hari minggu 2 Mei tahun 2004 malem jam 21.15 wib. Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan, yakni mobil pemadam dari Pemkot Yogya, PBK dari pabrik gula Madukisma dan PBK dari Pemda Sleman. Saksi mata terutama pedagang kaki lima di Jalan A Yani, Maliboro menyebutkan bahwa api menyala dari arah belakang, tepatnya dari toko Jaya Dewi, setelah itu merembet besar dan melahap kedua toko tersebut. Kerugian Mirota Batik ditaksir mencapai 10 Milyar rupiah, busyet banyak bener.

Gedung Mirota Batik tampak dari kejauhan

Tampak dari kejauhan. Klik buat perbesar gambar.

Sekarang Mirota Batik udah berdiri lagi, lebih besar dan lengkap. Bapak Hamzah, setelah kejadian kebakaran tersebut, terobsesi membangun tempat wisata belanja kerajinan dan batik yang lebih representatif. Selain bisa menampung lebih banyak barang kerajinan, juga menawarkan berbagai fasilitas yang nyaman bagi pengunjung. Setahun kemudian, obsesi itu terwujud, dengan luas bangunan menjadi sekitar 802.000 m2, terdiri dari empat lantai. Awalnya Bpk Hamzah bermaksud membangun dengan arsitektur menyerupai Candi Borobudur. Tapi karena ada ketentuan harus sesuai dengan kawasan di sekitar, akhirnya jadilah bentuknya seperti sekarang ini. Bpk Hamzah sendiri seh pernah bercerita kpd saya, bahwa beliau ingin mendirikan sebuah konsep toko belanja sekaligus tempat berwisata yang nyaman dan menunjukkan ciri khas Jawa pada umumnya dan ciri khas Jogja pada khususnya.

Yup, bagi temen – temen dan sodara – sodara sebangsa dan setanah air, hayah malah kek mau pidato. Bagi yang belum tau dan yang udah tau juga nda papa deh. Hayah belibet. Mirota Batik sejak sebulan yang lalu ganti nama menjadi Hamzah Batik, mengambil nama pemilik dan pendiri Mirota Batik Jogja. Gak percaya, liat aja neh picnya :

Elus2 aja buat besarin.

Hamzah Batik Jogja

Gerai Batik yang terletak di depan Pasar Beringharjo ini terdiri dari 2 lantai, lantai 1 untuk barang – barang kain batik dan lantai 2 untuk barang – barang kerajinan. Tapi sekarang udah nambah jadi ampek lantai 3 dan 4 loh. Lantai 3 untuk studio foto Ratri Image. Ruang Tunggu Oyot Godhong yang menempati lantai 3 dan lantai 4. Ruang Tunggu Oyot Godhong menyediakan makan sama minum loh, jadi yang capek belanja di Mirota Batik bisa mampir makan dan minum disini, ato yang cuman mau numpang hot-spotan gratis disini disediakan.

Gedung Mirota Batik Jogja

 

Translate this page

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: